Jakarta – Dari 50 taman nasional dalam naungan Kementrian Kehutanan, Tercatat, Taman Nasional Gunung Merbabu menempat posisi kelima dengan penorehan 318.388 pengunjung atau wisatawan pada tahun 2019.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu, Junita Parjanti berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan pariwisata, baik dari sisi monitoring dan program perlindungan keselamatan pengunjung.

“Sarana prasarana infrastruktur terus kami benahi. Jaringan dan software kami lakukan inovasi untuk memberikan peningkatan kualitas layanan dan perlindungan pengunjung,” bebernya

Gelang Pintar RFID merupakan salah satu inovasi taman nasional gunung merbabu 4.0 , untuk menjaga keamanan, kenyamanan , serta keselamatan pengunjung.

Inovasi tersebut antara lain,

Keamanan dan Keselamatan

  1. Gelang Pintar RFID
    Menggunakan teknologi radio frequency identification (RFID) chip yang tertanam pada gelang berfungsi untuk memancarkan sinyal yang dapat ditangkap oleh menara pemancar di sejumlah titik pendakian. Teknologi ini dapat memudahkan pencarian posisi pendaki ketika dalam keadaan darurat.
  2. Panic Buton
    Aplikasi untuk darurat yang dapat di instal di smartphone kalian dan dapat digunakan pada saat tidak ada signal internet.

Inovasi Administratif


Pendaki dapat mendaftar melalu online , dan bisa mengetahui informasi mengenai logistik, informasi cuaca , informasi jalur pendakian dan lain sebagainya

Terobosan Internal


Dengan sistem informasi terpadu ini menjadikan cara kerja staf Balai Taman Nasional Merbabu yang sebelumnya bersifat paper based report menjadi virtual report. Data dari lapangan terkelola dari server secara real-time dan terpantau oleh pemimpin.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *